Selasa, 24 Februari 2015

Praktek Gelper Belum Sesuai Dengan Standar Asosiasi

Batam,bongkarkasus.com,-Kumpulan para Pengusaha Gelanggang Permainan Elektronik (Gelper) yang tergabung dalam sebuah Asosiasi (APGEMA) membuat suatu formula untuk menghasilkan jalan terbaik untuk meyakinkan pemerintah mengeluarkan izin operasi Gelper sejak awal Januari 2015. 

Formula yang diciptakan para pengusaha gelper Kota Batam itu, menetapkan Standar Khusus Industri Arena Permainan Mesin dan Elektronik dengan ketentuan yang dituangkan dalam surat keputusan APGEMA Nomor 01/APGEMA/SK/I/2015 tersebut mengatur beberapa hal diantaranya lokasi penyelenggaraan, persyaratan khusus berdasarkan kategori lokasi, ruang penyelenggaraan, informasi dan rambu-rambu petunjuk, tata letak didalam ruang penyelenggaraan, jenis dan spesifikasi alat/mesin permainan, managemen, seragam kerja, lisensi, waktu operasional, penjualan koin, tiket dan hadiah, pelayanan, keamanan, kegiatan promosi, penanganan terhadap pelanggaran, pengawasan cctv, audit berkala dan pengembangan standar.

“Standar usaha ini juga bertujuan memenuhi kebutuhan para pengusaha dengan memberikan pelatihan kerja dan konsultasi sesuai dengan standar usaha khusus yang ditetapkan,” ujar Jonni selaku ketua Asosiasi kepada awak media (AMOK Grup), Minggu(15/2/2015) di Nagoya Batam.

Namun sangat disayangkan, pada prakteknya dibeberapa titik aktivitas Gelper itu tidak menjalankan Formula standar khusus yang di buat Asosiasi Pengusaha Gelper tersebut dan masih memanfaatkan permainan itu menjadi tempat perjudian dengan modus menukar hadiah yang di peroleh dengan alat tukar yang sah (Uang).

Hal ini terlihat di beberapa titik yang sudah beroperasi di kota Batam (Top 100 Tembesi Lt II, Mitra Mall Lt II) pemain membeli coin seharga Rp.1000-Rp.2000/coin, jika pemain beruntung bisa memenangkan permainan disalah satu mesin yang disediakan, pemain mendapat beberapa coin yang dapat di tukar dengan hadiah Rokok.

Sesuai dengan pantauan awak media ini di lapangan, pemain yang menukar coin dengan Rokok, kembali menukarkan rokok tersebut dengan uang di luar pintu lokasi permainan. Pengusaha disinyalir telah membuat kaki beberapa orang spesial untuk menukar hadiah rokok dengan uang.(Marto, tim amok)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar